Suara.com - The National Union of Flight Attendants Malaysia (Nufam) mendesak Pemerintah Malaysia membentuk gugus tugas bersama untuk membahas masalah berkaitan dengan pesawat Malaysia Airlines nomor penerbangan MH370 yang hilang.
Serikat pekerja menyatakan insiden tersebut telah menimbulkan banyak pertanyaan. Itu sebabnya, pemerintah dan instansi terkait harus bersedia membuka pintu untuk diskusi sesegera mungkin.
"Nufam belum diberitahu tentang perkembangan apapun sejauh ini oleh Malaysia Airlines."
Sikap tertutup pemerintah dan instansi terkait, kemudian membuat Nufam bertanya-tanya, apakah mereka tidak melihat pentingnya bekerjasama dengan serikat pekerja penerbangan. Penerbangan merupakan pekerjaan yang penuh risiko keamanan.
"Kami mendesak pihak berwenang untuk mengambil langkah lebih serius dan menerima aspirasi serikat pekerja."
Kasus MH370, menurut serikat pekerja, membuka mata tentang betapa pentingnya persiapan penerbangan yang baik dan aman saat ini.
Nufam beranggotakan 8 ribu pekerja penerbangan di Malaysia. (Asiaone)
Berita Terkait
-
Obama: Pencarian Pesawat MAS MH370 Adalah "Prioritas Utama"
-
SBY: Penumpang Indonesia di MH370 Tak Terlibat Terorisme
-
Latar Belakang Penumpang MH370 Diperiksa, Tak Ada yang Mencurigakan
-
Pulang dari Malang, SBY Bahas Hilangnya MH370 dalam Rapat Kabinet
-
Misteri Baru: Tidak Satupun Penumpang MH370 Gunakan Ponselnya
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?