Suara.com - Presiden Amerika Barack Obama menambahkan 20 nama pejabat Rusia yang masuk daftar hitam sebagai sanksi menyusul langkah militer dan aneksasi Rusia terhadap Krimea melalui referendum.
Nama-nama baru itu diketahui sebagai pejabat atau orang yan terkait dan di dalam lingkaran Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Diantara nama itu terdapat seorang banker Yuri Kovalchuk dan asetnya Bank Rossiya, trader minyak dam komoditas Gennady Timchenko dan Boris Rotenberg, serta seorang kepala intelijen militer dan perkeretaapian.
Dalam sebuah pernyataan, Departemen Keuangan AS mengatakan bawah Gennady Timchenko adalah salah satu pendiri dari Gunvor, satu dari terbesar di dunia untuk perdagangan komoditas yang terlibat dalam pasar minyak dan energi.
"Aktivitas Timchenko di sektor energi angsung terkait dengan Putin. Putin memiliki investasi di Gunvor dan mungkin memiliki akses ke dana Gunvor,” ungkap Departemen Keuangan AS.
Moskow sendiri langsung bereaksi dengan mengumumkan sanksi serupa seperti larangan visa dan pembekuan aset sebagai balasan terhadap politisi senior AS. Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut kalau tindakan Amerika itu akan "memukul Amerika Serikat seperti boomerang”.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN