Suara.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengajak masyarakat untuk menyumbang dan membantu Satinah, TKI asal Ungaran, Kabupaten Semarang, agar terbebas dari hukuman mati di Arab Saudi.
"Saya hanya ingin "menggelitik" masyarakat Jateng untuk menyelamatkan Satinah secara bersama-sama dan saya ikut serta secara pribadi, inilah guyubnya warga Jateng dalam menyelamatkan Satinah," katanya di Semarang, Senin (24/3/2014).
Ganjar mengungkapkan, hingga Senin (24/3) siang telah terkumpul dana sebanyak Rp103 juta melalui rekening yang dibuka atas nama Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan Jawa Tengah. Dana tersebut khusus untuk menggalang dana guna pembebasan Satinah.
Menurut dia, jumlah penggalangan dana untuk Satinah yang diperoleh dari sejumlah kalangan itu masih belum maksimal.
"Hasil penggalangan dana untuk Satinah di Jateng belum terlalu banyak sehingga saya mengharapkan partisipasi masyarakat, bahkan saya 'mentwit' melalui akun pribadi dan mendapat respon yang cukup baik karena sekecil apapun sumbangan yang diberikan akan menyelamatkan Satinah," ujar politisi PDI-Perjuangan itu. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam