Suara.com - Bila jadi sebagai Presiden, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) tampaknya akan menitipkan semua program yang ada di Jakarta kepada Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta saat ini, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
"Titip apa? Kalau program, sudah terencana. Tinggal pelaksanaannya. Yang dimulai sudah ada, yang setengah sudah ada, yang belum juga akan dimulai. Sekali lagi, ini kan tinggal eksekusi, tinggal melaksanakan," tutur Jokowi, di luar pagar Balai Kota DKi, Jakarta, Rabu (26/3/2014).
Lebih jauh, Jokowi pun tidak mempermasalahkan watak Ahok yang mudah tersulut emosi, baik ketika memimpin rapat atau bila ada anak buahnya yang bermasalah. Menurutnya, seluruh program yang ada di Jakarta tidak akan terganggu dengan watak Ahok yang demikian.
"Ya, diliat aja. Yang disurvei (internal), kan enggak apa-apa. (Sebanyak) 69% kan enggak apa-apa (menerima)," tutur Jokowi lagi.
Jokowi sendiri mengaku menganggap watak Ahok memang sudah seperti itu. Oleh karena itu, hal seperti ini menurutnya sudah dimakluminya. Walaupun dia juga mengaku sudah sering berpesan kepada Ahok, supaya tidak mudah tersulut emosi ketika memimpin rapat atau ketika anak buahnya bermasalah.
"Sering (berpesan). Ya, enggak apa-apa, kan karakter. Kok dimasalahkan, kenapa? Kan karakter. Enggak apa-apa. Tapi (asal) terkendali," ujar Jokowi pula.
Berita Terkait
-
Nama Jokowi dan Sri Mulyani Muncul di Epstein Files, Ternyata Begini Konteksnya
-
Wasekjen PSI Ibaratkan Jokowi Tanpa Piala Dunia, Menang Pemilu 2029 Jadi Penutup Karier
-
Siasat Jokowi Mati-matian untuk PSI, Ambisi Tiga Periode atau Sekoci Politik Keluarga?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'