Suara.com - Calon presiden (capres) Prabowo Subianto, pada hari ini, Kamis (27/3/2014), mendapatkan dukungan penuh dari sejumlah besar purnawirawan TNI dan Polri. Pemberian dukungan itu sendiri dikemas dalam acara "Deklarasi Pernyataan Sikap Purnawirawan TNI dan Polri atas Pencalonan Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden RI", di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, mulai pukul 12.30 WIB.
Dalam sambutannya di acara tersebut, Prabowo menyatakan bahwa dukungan penuh yang diberikan kepadanya hari ini merupakan juga amanah dan kepercayaan.
"Jelas saya terima. Ini merupakan amanah dan kepercayaan. Insya Allah, saya kuat memikul tanggung jawab tersebut," tegasnya.
Menurut Prabowo pula, para purnawirawan dan mantan jenderal adalah pejuang-pejuang yang sangat hebat, luar biasa, serta merupakan sosok yang paling dihormatinya. Pertemuan hari ini sendiri menurut Prabowo membuat dirinya terharu sekaligus senang. Dia mengaku tak menyangka jika acaranya bisa sehebat ini.
"Pertemuan ini sungguh mengharukan, karena lama sudah tidak pernah bertemu, sekarang kita berkumpul. Ditambah lagi, saya tidak menduga deklarasi yang sebesar ini," ungkap capres dari Partai Gerindra tersebut.
Selain itu, menurut Prabowo, acara deklarasi ini membuat semangatnya jadi semakin berkobar. "Pada saat disampaikan niat kawan-kawan untuk mengadakan acara ini, kita setuju saja. Tapi (kami) tidak menduga acaranya sampai seperti ini, dan itu membesarkan semangat saya," ucapnya.
Mata Prabowo sendiri pun lantas terlihat berkaca-kaca, saat menerima pelukan dan jabatan tangan dari para purnawirawan. Terlepas dari itu, dia sekaligus mengajak semua orang untuk selalu berpikir positif dan optimistis untuk membenahi negara tercinta ini.
"Semua masalah yang harus diperbaiki, kita harus berpikir positif. Kita negara kaya, dan kita harus optimis. Kita harus jadi negara besar dan hebat," tegasnya.
Berita Terkait
-
Dipanggil Presiden ke Istana, Dirut PLN Minta Maaf soal Gangguan Kelistrikan Nasional
-
Indonesia Bidik Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Segera Kirim Surat ke FIFA
-
Usai Bertemu Presiden, John Herdman Fokus Persiapkan Timnas Indonesia Hadapi Dua Kompetisi Ini
-
Bertemu Presiden, John Herdman Susun Rencana Loloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
-
Bawa Jelangkung Hitam ke Gedung DPR, Massa PB HMI: Prabowo atau Pertamax Turun!
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Dittipideksus Bareskrim Kembali Tahan Satu Tersangka Kasus PT DSI, Ini Sosoknya
-
Buntut 'Nyanyian' Sony Sonjaya, Kejagung akan Klarifikasi Nanik S Deyang di Kasus Korupsi MBG
-
Punya Daya Tarik Rasa dan Visual, Mayoritas Vape di Indonesia Dikemas dengan Desain Ramah Remaja
-
Pelaku Buron, Komisi XIII DPR Desak Negara Hadir Lindungi Perempuan Korban Penyiksaan di Bandung
-
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mengundurkan Diri
-
Belatung di Kepala, Oneng Murka Wanita di Bandung Disekap 3 Tahun: Jangan Beri Ampun!
-
'Hanya Saya yang Berani Ngomong!' Cak Imin Sebut PBNU Periode Ini Paling Gagal dan Mundur
-
Buron Sejak 2025, Bos Kresna Life Michael Steven Akhirnya Diringkus di Maroko
-
Arahan Zulhas: Sekolah Elit Tak Perlu MBG, Fokus ke yang Benar-Benar Butuh
-
Akademisi UI Soroti Penangkapan Dokter Tifa, Sebut Ada Sinyal Intimidasi ke Rektor