Suara.com - Pebalap Formula Satu dari tim Ferrari, Kimi Raikkonen puas dengan hasil latihan Grand Prix Malaysia di Sirkuit Sepang, Malaysia hari Jumat (28/3/2014) sore. Pebalap Finlandia itu menjadi yang ke dua tercepat pada dua sesi latihan hari Jumat.
Di sesi pertama, Raikkonen finis di belakang pebalap Mercedes Lewis Hamilton. Sementara di sesi latihan ke dua, pebalap Ferrari itu finis dengan selisih 0,035 detik dari pebalap Mercedes asal Jerman, Nico Rosberg.
Dengan hasil itu, Raikkonen berharap bisa berbicara banyak dalam balapan hari Minggu (30/3/2104). Pasalnya, hasil balapan di Melbourne, Australia, dua minggu lalu terlalu mengecewakan baginya. Juara dunia tahun 2007 itu membentur Kamui Kobayashi di tikungan pertama. Dia pun harus puas finis di urutan ke tujuh, berselang satu menit dari pemenang lomba, Nico Rosberg.
"Ini jelas hari yang positif dan saya merasa lebih baik daripada Jumat (dua minggu lalu) di Melbourne," kata Raikkonen
Keberhasilan ini tak lepas dari modifikasi yang dilakukan Ferrari kepada mobil F14 Raikkonen.
"Saya merasa nyaman dengan F14 hari ini dan meski kami tidak mengalami masalah, kami tahu bahwa perjalanan masih panjang dan banyak yang harus dilakukan," ungkap Raikkonen.
Dirinya menyangkal dugaan yang menyebutkan bahwa kegagalannya di Sirkuit Albert Park, Melbourne diakibatkan oleh masalah pengereman. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?