Suara.com - Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu memberi bantuan empat unit kandang komunal ternak sapi dan pos pelayanan terpadu korban erupsi Gunung Merapi di Hunian Tetap, Desa Kepuharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Ketua II Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu Ratna Joko Suyanto mengatakan bantuan tersebut agar bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya, meskipun nilainya tidak seberapa.
"Kalau itu bisa dimanfaatkan secara maksimal, maka akan sedikit banyak membantu untuk memenuhi kebutuhan, baik di bidang kesehatan maupun yang lain," katanya.
Bantuan ini khusus untuk korban Gunung Merapi yang erupsi tahun 2010. Bantuan diberikan kepada kelompok yang tergabung dalam Koperasi Ternak Sarono Makmur.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman Julisetiono Dwi Wasita mengatakan akibat erupsi Gunung Merapi pada akhir 2010 mengakibatkan kerusakan dan kerugian sektor perumahan sekitar Rp477 miliar dan infrastruktur sekitar Rp224 miliar.
"Sampai saat ini, kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascaerupsi Merapi 2010 telah dibangun 2.132 hunian tetap. Hunian tetap tersebut tersebar di Desa Argomulyo, Glagaharjo, Kepuharjo, Umbulharjo, Wukirsari, Sindumartani, dan Sendangagung," katanya.
Dari jumlah tersebut sejumlah 1.677 Hunian Tetap telah ditempati.
"Dalam masa rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas umum yang telah dibangun 15 unit balai warga, tujuh unit rumah ibadah, dan enam unit kandang ternak komunal," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Bukan Menolak Lirboyo, Ini Sebenarnya yang Terjadi Saat Munas di Ploso
-
Kasus YTR Tuai Kecaman, Negara Diminta Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Gender
-
Pemkab Bangkalan Borong Jajanan PKL Saat Penyambutan Prabowo, Warga Nikmati Pembagian Gratis
-
Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA
-
Wacana Gabungkan Pidsus dan Pidum, Burhanuddin Nilai Koordinasi Penanganan Perkara Lebih Efektif
-
Risky Tinggalkan Rutinitas Jual Ikan Keliling, Kini Menata Mimpi di Sekolah Rakyat
-
Hutan Tropis Dianggap Penyerap Karbon Utama, Tapi Penelitian Baru Tunjukkan Hal Berbeda
-
Keterlibatan TNI Urus Pangan Jadi Sorotan, Prabowo Sebut Langkah Strategis bagi Negara
-
Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran
-
Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa