Suara.com - Ratusan guru bantu DKI Jakarta sengaja datang menyerbu ke Balaikota, Jakarta, Selasa (1/4/2014).
Awalnya mereka dikira bakal memprotes kebijakan Gubernur Jakarta Joko Widodo (Jokowi) sekaligus capres dari PDI Perjuangan. Tapi belakangan malah memberi dukungan dan siap memilihnya pada Pemilu Presiden nanti.
Tapi dukungan dari para guru ini tidak gratis. Mereka berharap saat nanti terpilih, Jokowi bakal memuluskan status untuk diangkat menjadi PNS.
Ditemui Jokowi di luar pagar Balaikota, para guru bantu ini berteriak-teriak, 'Jokowi siapa yang punya, Jokowi siapa yang punya, yang punya kita semua.'
"Dari mana ini?" tanya Jokowi yang menemui orator di luar gedung Balaikota.
"Guru bantu pak," jawab Koordinator guru bantu Elis Sukmawati.
"Ada apa? Kok demonya ke sini? Itu kewenangannya ada di KemenPAN atau di saya? Di KemenPAN itu," kata Jokowi.
"Kedatangan kami ini bukan maksud untuk mendemo," terang perempuan tadi.
"Mendemo juga nggak apa-apa," potong Jokowi.
"Kami hanya ingin berikan petisi ini. Dan kami mendukung pencapresan bapak. Supaya lebih memudahkan pengangkatan kami," pinta Elis.
Elis mengatakan, Pemprov DKI Jakarta harus bisa membantu mereka meneruskan petisi ini ke KemenPAN. Sebab, KemenPAN pun juga sudah bersedia memberikan kursi PNS tambahan untuk guru bantu di DKI Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol