Suara.com - Bakal calon Presiden PDI Perjuangan yang masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) enggan menanggapi soal keuntungan yang didapat oleh pemilik domain www.jokowi.com.
"Tanggapannya apa? Saya belum tahu. Saya akan komentari kalau saya mengerti," kata Jokowi usai meresmikan Posko Media JKW4P di Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (3/4/2014).
Jokowi mengakui memang banyak orang yang mencari untung dari namanya. Namun khusus domain www.jokowi.com, dia mengaku tidak mengetahui siapa yang mencari keuntungan.
"Banyak sekali buanyaakkk (yang cari untung) ya lewat online atau offline," katanya.
Nama domain www.jokowi.com di situs penjualan alamat situs Amerika Serikat, domainmarket.com, dijual dengan harga 100 ribu dolar AS atau Rp 1,1 miliar lebih. Harga sebuah nama domain yang termasuk fantastis.
Berdasarkan pantauan Suara.com, domain jokowi.com dibuat pada 12 Desember 2011. Nama domain itu akan habis masa berlakunya pada 12 Desember 2014. Sementara itu domainmarket.com sendiri memperbaharui domain tersebut pada 05 Desember 2013.
Hingga hari ini domainmarket.com masih memasang domain Jokowi.com dengan 100 ribu dolar untuk harga domain tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem
-
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana
-
Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran
-
Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah
-
Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara
-
PSI Lempar Isu Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Beri Sindiran Pedas: Emang Pak Prabowo Mau?
-
Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan
-
30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!
-
Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google
-
Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR