Suara.com - Seorang ibu rumah tangga tewas setelah ditembak pencuri motor yang tengah beraksi di Bojong Rawalumbu, Bekasi Timur, Selasa (8/4/2014). Kasus itu terjadi di halaman rumah kontrakan korban.
Polresta Bekasi Kota, Jawa Barat, tengah menangani kasus itu menyatakan, perampokan bersenjata api itu menewaskan seorang ibu rumah.
"Korban tewas adalah seorang ibu rumah tangga bernama Veronika Sriani akibat tertembak pada bagian leher," kata Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota AKP Siswo.
Menurut dia, kasus itu terjadi di sebuah rumah kontrakan korban di Kampung Rawaroko RT07 RW01 Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Bekasi Timur, pada pukul 03.45 WIB. Saat itu, korban bersama suaminya, Muskimin sedang tertidur. Tiba-tiba terbangun saat mendengar suara yang mencurigakan dari luar rumahnya.
"Korban mendengar ada suara pintu pagar yang dibuka. Kemudian Muskimin bangun untuk melihat keluar rumah melalui jendela," katanya.
Pelaku mencoba mencuri sebuah sepeda motor yang diparkir korban tepat di depan rumah kontrakannya. Namun, salah satu pelaku yang diduga berjumlah 2 orang itu melihat korban dan langsung menembak ke arah jendela.
"Peluru pelaku menyerempet leher kiri Muskimin dan mengenai leher Veronika hingga mengakibatkan meninggal dunia. Sedangkan Muslimin langsung dilarikan ke RS Elisabet Bekasi Timur," katanya.
Polisi telah memeriksa 2 saksi dari kejadian itu masing-masing Muskimin dan tetangganya Sutikno. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Amien Rais Desak Reshuffle Total: Akui Kesalahan Tak Bikin Prabowo Jadi Pemimpin Tempe
-
AS Rencanakan Serangan Baru ke Iran? Puluhan Pesawat Amunisi
-
Awas Ancaman Hantavirus! Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus, Ini Tips Amannya
-
Operasi Pencarian Kapal Migran WNI yang Tenggelam di Malaysia Resmi Dihentikan
-
Saling Terhubung via HT, 21 'Sniper' Pasang Badan Jaga Kampung Narkoba di Samarinda Selama 4 Tahun!
-
Dibanding Era Habibie, Tekanan Rupiah Kini Dinilai Lebih Berat karena Utang Luar Negeri Membengkak
-
Perang AS - Iran Makin Parah, Donald Trump Lakukan Hal Tak Terduga Ini
-
Mendagri Apresiasi Inflasi 2,42 Persen, Minta Pemda Waspadai Dampak Geopolitik Global
-
Nama Hakim dan Dosen UGM Diduga Dicatut di Struktur Yayasan Daycare Little Aresha
-
Anggota DPR Sentil Prabowo: Orang Desa Bukan Hidup di Zaman Batu, Pasti Terasa Kalau Dolar Naik