Suara.com - Polisi terus memburu pelaku penembakan yang menewaskan 3 warga, seorang di antaranya adalah bayi berusia 1,5 tahun. Penembakan itu terjadi pada Senin (31/3/2014) di ruas jalan nasional di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh.
"Kasus penembakan sekitar pukul 21.00 WIB, Senin (31/3), di kawasan Desa Geulanggang Teungoh, Bireuen dan kasusnya masih diselidiki," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Gustav Leo di Banda Aceh, Selasa (1/4/2014).
Gustav menjelaskan, Polres Bireuen dan Polda Aceh melakukan pengejaran pelaku. Sebelumnya, Mobil kijang Innova nomor polisi BK 1216 HQ berstiker Partai Aceh, diberondong orang tak dikenal menggunakan senjata api laras panjang.
Tiga orang penumpang yang merupakan 1 keluarga tewas. Mereka adalah Juwaini 29 tahun, Azirawati 28 tahun dan Khairul Akbar, 1,5 tahun. Mobil pribadi itu ditumpangi 11. Mereka berencana berobat alternatif di salah seorang tabib di kawasan ke Buket Teukuh, Bireuen.
Gustav Leo menjelaskan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku dan motif dari kejahatan bersenjata tersebut. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar
-
Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha
-
Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya
-
Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo Trump, Menkomdigi Buka Suara
-
Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
-
Amnesty International Sebut Eksekusi Mati Global 2025 Capai Rekor Tertinggi dalam 44 Tahun
-
Kemkomdigi Siapkan Aturan Baru: Wajib Cantumkan Nomor Telepon Saat Daftar Media Sosial
-
Akui Sakit Gigi di Depan Hakim, Noel Ebenezer Minta Izin ke Dokter Setelah Sidang
-
Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H
-
Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut