Suara.com - Calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) mengakui kompetisi Pemilu Legislatif 2014 sangat sengit. Tapi, ia optimistis, partainya akan keluar sebagai juara, seperti yang sudah tercermin dalam hasil penghitungan suara cepat (quick count) dari sejumlah lembaga survei.
"Nanti dilihat, kita optimistis diposisi pertama. Ini, kan belum semua, Jateng belum masuk, Jabar belum, Bali belum," kata Jokowi di rumah dinas Gubernur Jakarta, Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (9/4/2014).
Jokowi yang juga Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan PDI Perjuangan dan semua partai peserta pemilu sudah siap bertempur sejak menjelang Pemilu Legislatif.
"Saya kira memang pergerakan semua partai dalam kondisi mesin gas total dari akar rumputnya," ujarnya.
Itu sebabnya, mantan Wali Kota Solo ini mengatakan pada etape kedua atau menjelang Pemilihan Presiden, PDI Perjuangan akan mengubah strategi, mulai dari manajemen perencanaan dan organisasi.
"Pemetaannya mulai malam hari ini, mudah-mudahan sudah didapatkan. Kita mulai dari manajemen perencanaan dan organisasi nanti akan kita keluarkan," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Tegaskan Program Tetap Lanjut, Pemerintah Buka Suara soal Kematian Dua Calon Pengelola Kopdes
-
Tak Hanya Yuvita! Korban Lain Taufik Hidayat Mulai Bicara di Medsos, Polda Jabar Buru Jejak Sadisnya
-
Stella Christie Dorong Mahasiswa dan Dosen RI Manfaatkan Beasiswa ke China
-
Kasus YTR di Bandung Ungkap Bahaya Kekerasan dalam Pacaran yang Kerap Tak Disadari
-
Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro
-
Bukan Menolak Lirboyo, Ini Sebenarnya yang Terjadi Saat Munas di Ploso
-
Kasus YTR Tuai Kecaman, Negara Diminta Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Gender
-
Pemkab Bangkalan Borong Jajanan PKL Saat Penyambutan Prabowo, Warga Nikmati Pembagian Gratis
-
Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA
-
Wacana Gabungkan Pidsus dan Pidum, Burhanuddin Nilai Koordinasi Penanganan Perkara Lebih Efektif