Suara.com - Komnas Perlindungan Anak mengungkapkan dari laporan 3339 kasus kekerasan terhadap anak sepanjang 2013 dan awal 2014, sekitar 62 persennya merupakan aksi kejahatan seksual.
Kepada suara.com, Selasa (15/4/2014), Komisioner Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait menyampaikan sebagian besar kejahatan seksual anak itu ternyata terjadi di lingkungan paling dekat.
“Kekerasan seksual itu tidak jauh tempatnya, ada di sekolah dan di rumah,” katanya.
Pelakunya pun rata-rata orang dewasa dan mengarah pada perilaku pedofilia dan sodomi.
“Tersangkanya bisa macam-macam. Bisa paman sampai guru,” tambah Arist.
Itulah sebabnya, menurut Arist, orang tua mesti waspada jika ada perubahan dari anak mereka, karena bukan tidak mungkin menjadi korban aksi kekerasan seksual.
Peringatan itu menyusul munculnya korban baru sodomi terhadap M (6) murid Jakarta International School (JIS) Pondok Indah, Jakarta, yang dilakukan oleh karyawan office boy dan cleaning service sekolah.
Ketiga pelaku diduga berkomplot memperkosa M di toilet sekolah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum
-
Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader
-
Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI
-
Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'
-
Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu
-
Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden
-
Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris