Matamata - Pengadilan Malaysia akan kembali mengadili Anwar Ibrahim, politisi oposisi pada hari Kamis (6/3/2014) waktu setempat. Anwar Ibrahim sebelumnya dinyatakan bebas pada tahun 2012, dari tuduhan sodomi yang menjeratnya.
Sidang atas ketua koalisi oposisi Pakatan Rakyat itu digelar atas pengajuan banding dari pemerintah Malaysia terhadap pembebasannya tersebut.
Putusan dari pengadilan banding diperkirakan akan dibuat dalam waktu beberapa hari atau beberapa bulan ke depan. Di saat bersamaan, Anwar tengah berjuang memenangkan pemilihan umum negara bagian yang digelar bulan ini.
Politisi berusia 66 tahun tersebut menilai pengadilan banding tersebut sebagai upaya merusak citranya, terutama menjelang pemilihan umum.
"Tidak ada kasus untuk mereka. Ini tampak jelas beraroma politis," katanya kepada AFP di Pengadilan Banding di Putrajaya, kota yang menjadi pusat pemerintahan Malaysia.
Anwar berencana ikut dalam pemilu negara bagian Selangor pada tanggal 23 Maret mendatang. Dalam pemilu tersebut, Anwar akan memperebutkan kursi Ketua Menteri Negara Bagian Selangor. Jabatan tersebut diharapkan mendongkrak karir politik Anwar dan memperkuat kesolidan partai Keadilan yang ia pimpin. (AFP)
Berita Terkait
-
Intip Wanita Pemandu Kereta Odong-odong di Toilet, ABG 18 Tahun Ditangkap
-
Malaysia Bela Palestina dan Iran, Tangkap 8 Warga Israel yang Nyasar karena AI
-
Malaysia Sita Kapal Indonesia Rp 6,6 Miliar, 12 WNI Ditangkap
-
Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia
-
Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Kasus Amsal Sitepu: Saat Kreativitas Dinilai Rp0 dan Berujung Tuntutan 2 Tahun Penjara
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, Ledakan Hantam Konvoi UNIFIL saat Misi Perdamaian
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia
-
3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo
-
Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet
-
Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum
-
Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader