Suara.com - Rambut Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un membuat 'petaka'. Sebuah salon bernama M & M Hair Academy di South Ealing, London Barat, Inggris, yang menampilkan poster mencela rambut Kim Jong Un, ketar ketir karena didatangi pejabat Kedutaan Korut.
Mereka protes keras, dan meminta pihak salon untuk mencopot gambar pemimpinnya.
Pegawai salon, Karim Nabbach (26), mengakui bahwa pihaknya sengaja memasang poster bergambar Kim Jong Un untuk mempromosikan tempatnya. Salon tersebut terinspirasi Kim Jong Un, yang pada beberapa waktu lalu menitahkan seluruh kaum lelaki Korut untuk menirukan gaya rambutnya.
"Pejabat Korut dengan berjalan kaki mendatangi salon kami. Ia berbicara dengan manajer untuk protes pemasangan gambar Kim Jong Un," kata Nabbach seperti dikutip Mirror, Rabu (16/4/2014).
Tetapi, kata Nabbach, manajer salon tidak gentar dengan protes tersebut.
"Di depan pejabat Korut, manajer mengatakan kalau ini bukan negaranya. Ini Inggris, negara demokrasi. Lalu manajer itu meminta pejabat Korut untuk segera keluar dari salon," ungkap Nabbach.
Nabbach menuturkan bahwa pihaknya tidak pernah berniat menjelekkan Korea Utara.
"Itu hanya daya tarik untuk konsumen. Tidak ada yang berbahaya dengan poster itu," katanya.
Berita Terkait
-
Pertama Kalinya Korut Terima Pelari Asing dalam "Pyongyang Marathon"
-
Wakil Menteri Pertahanan Korea Utara Dibakar Hidup-hidup
-
Dinilai Tiru NASA, Logo Baru Badan Antariksa Korea Utara Diolok-olok
-
Pesawat "Mainan" Nirawak yang Jatuh di Pulau Korsel Milik Korut
-
Pesawat Nirawak Tanpa Identitas Jatuh di Perbatasan Korsel-Korut
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
PDIP Balas Pujian Prabowo: Kami Memang Seharusnya di Luar Pemerintah
-
Bareskrim Bongkar Sindikat Kosmetik Merkuri di Cirebon, Pemilik Akun Lou Glow Ditangkap
-
Andrie Yunus Nyaris Buta, Bakal Dikirim ke Profesor India yang Tangani Novel Baswedan
-
Influencer ZNM Diperiksa Bareskrim Polri Jumat Besok, Buntut Viral Gunakan Gas N2O Whip Pink
-
Kepala BPOM Tegaskan Penjualan Obat di Minimarket Tak Bisa Sembarangan: Tetap Diawasi Apoteker
-
Buat 'Makam Reformasi', Mahasiswa UI Tutup Logo Makara dengan Kain Putih
-
Indonesia Lanjutkan Perjuangan Tata Kelola Royalti Digital di Forum Hak Cipta Dunia
-
Delapan Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dilaporkan dalam Dugaan Kasus Kekerasan Seksual
-
KPK Ungkap Banyak Stakeholder Pendidikan dan Kesehatan Teriak Gegara Anggaran MBG
-
PDIP Respons Pujian Prabowo: Kami Tak Nyinyir, Tapi Tetap Kritis