Suara.com - Polisi Korea Selatan membantah adanya pesan singkat (SMS) yang dikirimkan oleh penumpang setelah feri Sewol tenggelam. Mereka mengatakan, SMS tersebut merupakan SMS palsu.
Divisi Pusat Respon Teror Maya pada Badan Polisi Nasional Korea Selatan mengaku terus memantau nomor-nomor ke 271 orang yang masih hilang sejak feri Sewol tenggelam. Mereka menunggu kemungkinan adanya panggilan, SMS atau pesan lain dari nomor-nomor tersebut. Namun, menurut mereka, tidak ada satupun nomor ponsel yang digunakan sejak kecelakaan tersebut.
"Kami memeriksa lebih dari 300 ponsel, karena beberapa orang punya lebih dari satu ponsel," kata polisi.
Beberapa jam setelah feri tenggelam, sejumlah orang mengaku menerima SMS permintaan tolong dari korban selamat yang diduga terperangkap di dalam feri. Berdasarkan penyelidikan polisi, tak satupun yang berasal dari feri nahas tersebut. Salah satu SMS palsu kabarnya dikirimkan dari sebuah ponsel milik pelajar kelas 5 Sekolah Dasar di Gimpo, Provinsi Gyeonggi. (The Strait Times)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana