Suara.com - Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, menyampaikan bela sungkawa atas kecelakaan feri "Sewol" di Korea Selatan. Shinzo juga menawarkan bantuan pencarian. Itu adalah momen langka di antara dua negara tetangga bertikai tersebut.
"Saya memberikan rasa simpati yang tulus terhadap orang-orang yang terkena kecelakaan dan keluarga mereka," katanya dalam sebuah forum di Tokyo, Jepang, Kamis (17/4/2014) waktu Indonesia.
Secara terpisah, Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshihide Suga juga menawarkan bantuannya kepada pihak Korsel. Bantuan, salah satunya, adalah pengiriman personel penjaga pantai dan kapal.
Seperti diketahui, hubungan antara Seoul dan Tokyo berada pada titik rendah, yang dipicu oleh perselisihan pendudukan Jepang atas semenanjung Korea pada periode 1910-1945 --khususnya masalah ribuan perempuan yang dipaksa menjadi budak seks , yang disebut sebagai "jugun ianfu".
Abe dan Presiden Korea Selatan Park Geun-Hye hanya bertemu secara formal sekali, meskipun keduanya telah berkuasa selama lebih dari satu tahun. Pertemuan itu hanya terjadi setelah Presiden Amerika Serikat Barack Obama membujuk mereka melakukan pertemuan puncak tiga arah. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat
-
Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?
-
Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika
-
Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia
-
Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?
-
Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel
-
Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus
-
Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara
-
Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan
-
Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita