Suara.com - Langkah 'raja' lapangan tanah liat Rafael Nadal di turnamen Monte Carlo Masters terhenti setelah di babak delapan besar harus mengakui keunggulan rekan senegaranya, David Ferrer dengan skor 6-7(7/1), 6-4, Jumat (18/4/2014) di Monaco. Kemenangan itu merupakan yang pertama Ferrer di lapangan liat atas Nadal dalam satu dekade terakhir.
Ferrer yang diunggulkan di tempat ke-enam, menghentikan catatan kemenangan Nadal di Monte Carlo pada angka 50. Pertandingan set pertama berlangsung alot dan perlu waktu 75 menit dan game ketiga membutuhkan seperempat jam. Nadal harus mengakui keunggulan Ferrer, setelah forehand-nya menyangkut di net. Total pertandingan ini berlangsung selama dua jam, 11 menit.
Ferrer selanjutnya akan menghadapi juara Australia Terbuka Stanislas Wawrinka, yang mengalahkan Milos Raonic (Kanada) dengan skor 7-6 (7/5), 6-2.
Petenis Swiss itu memegang kendali permainan saat unggulan kedelapan Raonic dua kali kehilangan keunggulan, pada tiebreak di set pertama. Kesalahan yang dibuat Raonic memberi kemenangan bagi Wawrinka, yang menyudahi set pertama dengan skor 7-6 tie break 7-1.
Di set kedua, praktis Wawrinka menguasai permainan yang mencuri angka servis petenis Kanada itu untuk unggul 5-2 sebelum memenangi pertandingan dengan angka dari servisnya sendiri. (Reuters)
Berita Terkait
-
Monte Carlo: Ketika Move On Ternyata Nggak Sesimpel Itu
-
Air Mata Nadal Warnai Laga Pamungkas di Piala Davis
-
Rafael Nadal Umumkan Pensiun dari Tenis, Kapan The Last Dance?
-
Tersingkir di French Open, Target Rafael Nadal Selanjutnya Tampil di Olimpiade 2024
-
Rafael Nadal Ingin Nikmati Setiap Momen Saat Kembali Beraksi di Barcelona Open
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra