Suara.com - Ternyata, hukum di negara sekaliber Amerika Serikat (AS) pun masih saja cacat. Buktinya, seorang penjahat kasus perampokan bersenjata, Mike Anderson (36), sempat bebas hingga 14 tahun lamanya.
Kasus perampokan yang dilakoni Anderson terjadi di St Charles, Mussouri, pada 15 Agustus 1999. Ia merampok seorang manajer restoran cepat saji dan menggasak uang yang hendak disetorkan ke bank.
Anderson yang tertangkap, dan terbukti bersalah akhirnya disidang dan dihukum bui. Tapi, hukuman yang dijatuhkan kepada Anderson tak kunjung datang. Anderson pun bebas dan baru ditangkap pada Juli tahun lalu.
Beruntung, selama kebebasannya, Anderson berubah menjadi pribadi yang jauh lebih baik. Ia tak lagi berbuat kejahatan seperti di masa kelam. Bahkan, lelaki bernama Cornealious Michael itu telah menikah, memiliki empat anak, pekerjaan, dan menjadi pelatih bagi tim sepak bola anak-anak di lingkungannya.
Namun kini, untuk mempertanggung jawabkan kesalahannya, Anderson harus menghabiskan sisa hidupnya di dalam bui. Ia baru akan bebas pada 2026 mendatang.
Menyikapi hal itu, Anderson mengaku sangat sedih. Tetapi, ia berusaha tetap yakin akan datangnya keajaiban.
"Saya orang yang beriman , dan saya percaya tentang adanya pertolongan tuhan. Saya hanya harus percaya," kata Anderson yang ditemui di dalam penjara.
Benar saja, kini tangan tuhan tampaknya kembali menyambangi Anderson. Sebuah petisi yang dibuat pengacaranya, Mike Meguro, telah mendapatkan lebih dari 30.000 tanda tangan dari masyarakat. Mereka meminta Anderson dibebaskan karena telah menjadi pribadi yang baik bagi masyarakat.
"Saya tidak mengatakan hukuman 13 tahun itu kejam. Saya mengatakan penambahan hukuman 13 tahun ditambah 13 tahun menjadi hukuman 26 tahun adalah sangat kejam dan tidak masuk akal," kata Meguro.
"Orang ini bukan buronan. Bahkan dia tidak pernah bersembunyi. Ini kesalahan negara karena telah lalai," lanjutnya.
Tak cuma Meguro, korban perampokan Anderson juga sudah memaafkan lelaki yang telah merugikannya. Bahkan turut meminta Anderson untuk dibebaskan.
"Memang sewaktu muda dia sangat jahat. Tapi setelah dia mendapatkan hukumannya, dia sudah berubah. Tidak lagi merampok, dan kembali kepada masyarakat. Hukuman memang telah dijatuhkan. Tapi agak baiknya dilonggarkan," ujarnya.
Istri Anderson, LaQonna mengaku senang dengan petisi yang dibuat untuk pembebasan suaminya. "Saya berharap dia cepat bebas. Saya membutuhkan dia. Saya kesulitan untuk bertahan hidup tanpa dia. katanya.
"Saya selalu memikirkannya. Sepanjang hari saya terus memikirkannya" lanjutnya. (Mirror)
Berita Terkait
-
Kemlu: Ancaman Saksi Ekonomi AS Tanda Tak Mampu Diplomasi Damai dengan Iran
-
Sedang Jalani Pemeriksaan Kesehatan di AS, SBY Tak Hadiri Sidang Tahunan MPR dan HUT ke-81 RI
-
Intelijen AS Evakuasi Donald Trump Diam-diam dengan Truk Katering Bandara Turki
-
Donald Trump Umumkan Terbuka untuk Perang Lagi: Amerika Satu-satunya Pengendali Selat Hormuz
-
Investor RI Mulai Lirik Saham AS, Transaksi Aktif Melonjak 6 Kali Lipat
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar