- Kemenkes Iran melaporkan serangan AS-Israel telah menghancurkan 25 rumah sakit dan menewaskan 200 anak di bawah usia 18 tahun sejak perang dimulai.
- Total korban luka akibat serangan mencapai lebih dari 16.000 orang, dengan 1.100 di antaranya adalah anak-anak dan 2.500 adalah perempuan.
- Serangan ini juga menargetkan tenaga medis, menyebabkan 80 orang terluka dan 13 lainnya tewas saat bertugas di tengah gempuran.
Suara.com - Kementerian Kesehatan Iran merilis data terbaru yang sangat mengejutkan terkait dampak serangan AS-Israel di wilayah mereka.
Menyitat Tasnim News, Sabtu (14/3/2026), laporan tersebut menyoroti bagaimana Rumah Sakit Iran dan korban anak-anak menjadi sasaran utama dalam perang yang terus berkecamuk.
Sebanyak 25 pusat medis dilaporkan hancur lebur, sementara 200 anak dinyatakan gugur sebagai martir sejak konflik mematikan ini dimulai.
Lebih dari 16.000 orang dilaporkan menderita luka-luka akibat serangan tanpa pandang bulu ini.
Dari jumlah tersebut, 14.904 korban telah berhasil dirawat dan dipulangkan dari fasilitas kesehatan.
Sementara itu, 1.448 pasien lainnya saat ini masih harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Di antara para martir, sebelas anak di bawah usia lima tahun telah terbunuh secara tragis.
Selain itu, dua ratus martir lainnya tercatat masih berusia di bawah 18 tahun.
Data korban luka juga menunjukkan bahwa 41 balita di bawah usia dua tahun turut menjadi korban keganasan serangan.
Baca Juga: Pecah Kongsi! AS Beri Waktu Seminggu ke Israel Selesaikan Perang Lawan Iran
Lebih dari 1.100 anak-anak di bawah umur 18 tahun juga mengalami cedera serius.
Dampak serangan terhadap kaum perempuan juga tak kalah parah, dengan 2.500 orang terluka dan 220 lainnya dinyatakan gugur.
Tim medis telah melakukan 680 operasi darurat sejak pecahnya perang, karena kampanye biadab musuh tidak menunjukkan belas kasihan terhadap nyawa manusia.
Setidaknya 80 petugas kesehatan telah terluka, dan 13 lainnya gugur saat memberikan perawatan penyelamatan jiwa di bawah gempuran.
Dalam pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional, rezim Israel dan para pendukungnya dari Amerika dituduh telah secara sistematis menyerang infrastruktur kesehatan.
Agresi tersebut telah merusak lebih dari 25 rumah sakit, 149 klinik kesehatan, dan 21 pusat tanggap darurat.
Berita Terkait
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
AS Serang Jantung Ekonomi Iran di Pulau Kharg, Harga Minyak Capai 150 dolar AS per Barel?
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer
-
Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?
-
Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL
-
Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK
-
11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi
-
Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih
-
Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur
-
Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran