Suara.com - Penyidik Polda Metro Jaya akan memeriksa Staf Pengajar Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) terkait kasus penganiyaan terhadap taruna STIP Dimas Dikita Handoko hingga tewas oleh para seniornya.
"Saat ini penyidik akan ke STIP untuk memeriksa staf pengajar terkait sistem pembelajaran disana," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto di Mapolda, Senin (28/4/2014).
Selain memeriksa Staf Pengajar, menurut Rikwanto, penyidik juga akan memeriksa pemilik kos di mana Dimas bersama enam korban lain disiksa oleh senior mereka.
Dimas Dikita Handoko, tewas karena dianiaya oleh tujuh orang senior di sekolah itu yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan menahannya di Polres Jakarta Utara.
Karena perbuatannya para tersangka djerat dengan pasal 353 ayat 2 dan 353 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan.
Korban bersama enam teman seangkatannya disiksa dengan cara dipukul dan ditendang karena dianggap tidak menghormati senior.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi
-
Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama
-
Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?
-
Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik
-
Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau
-
Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji