Suara.com - Masyarakat Dusun Limpakuwus, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dikejutkan oleh getaran yang diduga berasal dari Gunung Slamet.
Kepala Dusun Limpakuwus, Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, Banyumas, Wasirun mengatakan, getaran yang cukup keras dirasakan warga pada Selasa, sekitar pukul 07.00 WIB dan 11.00 WIB.
"Getarannya sangat kuat seperti terjadi gempa. Kaca-kaca rumah sampai berbunyi," katanya.
Selain itu, Wasirun mengatakan, terlihat asap hitam yang keluar dari puncak Gunung Slamet. Kendati demikian, dia mengatakan bahwa masyarakat tidak panik saat terjadi getaran yang diduga berasal dari Gunung Slamet itu.
Lebih lanjut, Wasirun mengatakan bahwa masyarakat selalu menggelar ronda malam sejak Gunung Slamet mengalami peningkatan aktivitas.
"Selain ronda, kami juga memantau perkembangan aktivitas Gunung Slamet melalui posko yang didirikan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Banyumas di Limpakuwus," katanya.
Saat dihubungi wartawan, petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Slamet di Gambuhan, Kabupaten Pemalang, Sukedi mengatakan bahwa getaran yang dirasakan masyarakat itu bukanlah gempa.
"Biasanya, setiap kali terjadi lontaran material pijar akan diikuti getaran dan suara dentuman. Getaran itu dirasakan masyarakat di sekitar Gunung Slamet seperti Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal, dan Brebes," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
Terkini
-
Perambah Taman Nasional Bukit Barisan Selatan Ditangkap, Terancam 10 Tahun Penjara
-
KAI Sanggupi Bangun Trans Sumatera Railway dari Bakauheni ke Banda Aceh, Setelah Itu Kalimantan?
-
Optimistis Program Prabowo Berlanjut, PIRA Bagikan Ribuan Paket Sembako ke Warga Cakung
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
HNW Sebut Pramono Punya 'Jalur Tol' Puan Maharani untuk Cairkan DBH Jakarta
-
Pernikahan Arwah: Setting Lokasi dan Tradisi Otentik dengan Nuansa Brutal
-
350 Ribu Guru TK Mengadu ke Dasco, Minta Diangkat Jadi PPPK
-
Kolaborasi Eka Hospital, Sinar Mas Land & Hyundai Hadirkan Healthcare on The Move di GIIAS 2026
-
Korban Jiwa Gempa Bumi Jepang Tembus 30 Orang Tewas, Ribuan Warga Mengungsi
-
ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri