Suara.com - Hingga kini memang belum ada kesepakatan antara dua teman akrab Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie (Ical) dengan Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto untuk berkoalisi.
Satu hal, karena keduanya memang belum ada yang mau mengalah turun jabatan jadi calon Wakil Presiden. Hal tersebut sempat diungkapkan Ical usai menerima Prabowo kemarin, Selasa (29/4/2014), di rumahnya kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
“Tidak ada pembicaraan mengenai capres dengan Pak Prabowo. Saya tetap capres, Pak Prabowo tetap capres. Siapa tahu presidennya bisa dua," ujarnya sambil tertawa.
Tapi mari kita coba hitung bulat berdasarkan suara sementara hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei.
Golkar sementara ini diperkirakan meraih suara sekitar 14 sampai 15 persen, sementara Gerindra mengantongi suara sekitar 12 persen.
Jika suara mereka digabungkan, maka paling minimal dua partai ini bisa sampai 26 atau 27 persen Belum lagi jika ada sejumlah partai lain yang merapat. Itu artinya bisa jadi mereka menguasai lebih dari seperempat atau bahkan maksimal sekitar 35 persen kursi parlemen.
Paling tidak suara dari partai ini bisa menjadi modal untuk pendukung pemerintahan yang kuat atau kalaupun kalah, bakal menjadi oposisi yang dapat menggedor pemerintah dengan kritikan pedas.
Hanya saja kembali lagi, kedua pimpinan partai yang mengaku akrab dan kerap menggunakan kata loe-gue untuk berkomunikasi ini masih sama-sama ngotot.
Perkiraan lain, keduanya bisa saja berkoalisi pada putaran kedua untuk menghantam barisan Joko Widodo (Jokowi).
Tanda-tanda itu tampak dari pernyataan Ical yang juga disampaikan usai bertemu dengan Prabowo.
"Dari hati ke hati, kami sepakat meneruskan pembicaraan lebih intensif, lebih rinci, untuk kebaikan dan kepentingan bangsa Indonesia ke depan. Kami sangat serius memikirkan penggabungan kekuatan demi bangsa dan negara," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius