Suara.com - Sidang dengan tersangka Akil Mochtar dalam kasus dugaan suap sengketa Pilkada Banten dijadwalkan menghadirkan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. Rencananya, sidang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (5/5/2014) sekitar jam 15.00 WIB.
Mahfud sudah menyatakan siap menghadiri sidang kasus suap yang telah menyeret adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaeri Wardana (Wawan). Dalam kasus ini, Mahfud adalah Ketua Panel di perkara sengketa Pilkada Banten.
"Iya benar (akan menjadi saksi Akil), nanti jam 15.00 WIB," kata Mahfud kepada wartawan.
Dalam kasus ini, Akil diduga menerima hadiah untuk pemenangan perkara Pilkada Banten. Akil mendapatkan hadiah dari Wawan sebesar Rp7,5 miliar secara bertahap dalam kurun waktu Oktober-November 2011.
Pemberian uang terjadi setelah ada permohonan keberatan hasil Pilkada Banten yang dimenangkan Atut dan wakilnya, Rano Karno. Uang itu ditransfer ke rekening CV Ratu Samagat yang diketahui merupakan perusahaan milik istri Akil, Ratu Rita.
Akil membantah menerima uang terkait sengketa Pilkada Banten. "Apa hubungan Pilkada Banten dengan saya, padahal saya bukan hakim yang mengadili perkara tersebut," kata Akil beberapa waktu lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan