Suara.com - Usai menemui para sesepuh Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah serta berkunjung ke pesantren di Jawa Tengah dan Jawa Timur, calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa umat Islam merupakan pemilih potensial di Pemilihan Umum (Pemilu).
"Kita harus melihat penduduk muslim kita besar prosentasenya besar. Kalau kita dekat ke ulama dan pesantren ada simpati dan memang sudah menjadi kewajiban," kata Jokowi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (5/5/2014) dini hari.
Selama safari politik menjelang Pemilu Presiden, Jokowi mengunjungi sejumlah pesantren. Jokowi yang juga Gubernur DKI Jakarta itu menyerap berbagai aspirasi, di antaranya untuk membenahi pesantren.
"Kita mendapat banyak sekali, saya kira pesantren yang difokuskan ke sains, fokus yang teknologi juga bisa," katanya.
Menurut Jokowi, perkembangan pesantren dewasa ini sudah bagus. Selain mengajarkan ilmu agama, pesantren juga mengajarkan kepribadian dan akar budaya bangsa Indonesia.
"Sekarang ini sudah bagus dan akar budaya itu, terus kepribadian kita, terus terajarkan di pesantren, terutama hal yang berkaitan dengan mental dan akhlakul karimah," kata Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Luka Kembali Membara: Kisah Nileh 4 Kali Hadapi Kebakaran Rumah di Kemayoran Gempol
-
Donald Trump Bentak Netanyahu: Kamu Gila?
-
Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon
-
Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas
-
Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!
-
Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik
-
Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi
-
Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo
-
Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal
-
Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba