Suara.com - Anak malang, Renggo Khadafi (11), murid kelas 5 SDN 09 Makassar, Jakarta Timur, mengalami pendarahan selaput otak. Pendarahan ini diduga kuat akibat benturan benda tumpul.
Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, di Polda Metro Jaya, Senin (5/5/2014).
Terkait dengan apakah benturan benda tumpul itu terkait dengan penganiayaan yang dilakukan tiga kakak kelas Renggo pada Senin (28/4/2014), polisi masih menyelidikinya.
"Hari ini sudah diperiksa empat orang saksi, satu dari pelaku (S) dan tiga orang dari keluarga korban. Hasil dugaan sementara ini, ada aksi kekerasan dengan menggunakan benda tumpul yang mengakibatkan pendarahan selaput otak Renggo," kata Rikwanto.
Polisi belum dapat membuat kesimpulan. Kesimpulan baru didapat setelah hasil visum terhadap jenazah Renggo keluar.
Jenazah Renggo dimakamkan pada Minggu (4/5/2014) jam 11.00 WIB di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Asem, Jakarta Timur. Sehari kemudian, polisi membongkar makam untuk autopsi jenazah karena ada dugaan Renggo meninggal akibat dianiaya kakak kelas.
Untuk mendalami kasus tersebut, polisi berencana memanggil enam saksi, yakni guru dan teman-teman korban.
Diwartakan sebelumnya, sebelum Renggo meninggal dunia pada Minggu (4/5/2014) dini hari, ia sakit keras. Itu terjadi setelah bocah ini dipukuli kakak kelasnya.
Selama ini, Renggo dirawat oleh ibu angkat bernama Yosi Puspa Dewi (31). Yosi merawat Renggo sejak usia enam tahun di rumahnya, Gang Raban, RT 5, RW 5, Kelurahan Halim Perdanakusuma, Kecamatan Makassar.
Kejadian naas itu berawal dari masalah sepele. Sehabis olahraga, Renggo menyenggol es pisang seharga Rp1.000 yang dipegang SY. Merasa bersalah, korban pun langsung minta maaf, bahkan mengganti es tersebut dengan uang. Namun, SY tetap tak terima. SY membuntuti Renggo hingga ruangan kelas. Yang terjadi kemudian, Renggo dipukuli SY dan dua temannya di bagian perut, dada, dan bokong.
Keesokan harinya, Selasa (29/4/2014), Renggo tidak bisa masuk sekolah karena demam dan muntah-muntah. Pada Sabtu (3/5/2014) jam 23.00 WIB, Renggo kejang-kejang dan hidung serta mulutnya keluar darah sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Polri Sukanto Kramatjati.
Minggu (4/5/2014) jam 01.00 WIB dini hari, Renggo menghembuskan nafas yang terakhir.
Tag
Berita Terkait
-
Nijiro Murakami Ngaku Aniaya Mantan Kekasih di Persidangan Tanpa Bantahan
-
Nijiro Murakami Terseret Dugaan Penganiayaan, Kasus Dilimpahkan ke Jaksa
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Dipicu Masalah Asmara! Caddy Golf di Tangerang Dianiaya: Kepala Sobek, Kening dan Bibir Lebam-lebam
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah
-
Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total
-
KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut
-
Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!
-
Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun
-
DPR Minta Kasus Judi Online Rp13,9 Triliun Tak Berhenti di Operator, Bos Besar Harus Diungkap
-
Roy Suryo Telat Masuk Ruang Sidang: Tadi Saya Harus Wajib Lapor Dulu di Kejaksaan Jaksel
-
Gagal Sembunyi! Penyelundup 325 Kg Sabu Thailand Gunakan Chat Enkripsi Militer Ditangkap Bareskrim
-
Ada Bukti CCTV! Korban Pencurian di Jakpus Protes Kasus Malah Dihentikan Polisi
-
Gugat Polisi dan Jaksa di Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo Jalani Sidang Praperadilan Hari Ini