Suara.com - Seorang lelaki asal Iran sukses memperdaya sepuluh perempuan muda untuk tinggal di rumahnya dengan iming-iming akan dijadikan model catwalk. Untuk memuluskan aksinya, si lelaki itu mengaku sebagai taipan minyak.
Lelaki yang disebut-sebut bernama Shoja S oleh media Spanyol itu bahkan memiliki tujuh anak dari perempuan-perempuan yang ia ajak tinggal di rumah mewahnya di Marbella, Spanyol.
Saking pintarnya berbohong, Shoja S berhasil mengajak 10 perempuan, yang berusia antara 19 hingga 24 tahun untuk tinggal bersama di rumahnya. Shoja mengaku kenal banyak orang penting di industri fashion dan menjanjikan korbannya karir di panggung fashion.
Namun apa yang dijanjikan tidak didapat oleh para perempuan itu. Mereka dipaksa tinggal di rumah itu dan dilarang pergi. Mereka kerap mendapat siksaan fisik dan mental dari Shoja.
Tak cuma itu, salah satu korban bahkan sempat dipaksa meminta uang dari orang tuanya untuk membayar sewa rumah mewah yang mereka tempati. Tidak disebutkan bagaimana mereka bisa terbebas dari rumah tersebut, namun sembilan perempuan yang jadi korban sudah menuntut Shoja lewat pengadilan.
Di pengadilan, Shoja mengaku dirinya adalah CEO perusahaan minyak dan perempuan-perempuan tersebut adalah para karyawannya. Perempuan-perempuan yang disekap Shoja berasal dari berbagai negara seperti Jerman, Lithuania, Kazakhstan, Denmark, Mongolia, Rusia dan Turkmenistan. (Dailymail)
Berita Terkait
-
Ketika Penolakan Berujung Tragedi: Budaya Kita yang Salah?
-
Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
-
Dari Aksi Nyata ke Apresiasi: Program Perlindungan Perempuan Ini Raih Pengakuan Nasional
-
Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi
-
Kisah Inspiratif Mengejar Mimpi ke Negeri Kanguru Bersama Neng Koala
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan