- Organisasi Mighrul Lappung Bersatu mengukuhkan Dewan Pimpinan Wilayah DKI Jakarta periode 2026–2031 dengan Septriana Tangkary sebagai ketua.
- Organisasi perempuan berdarah Lampung tersebut fokus melestarikan warisan budaya leluhur dan memperkuat kapasitas ekonomi di perantauan.
- DPW DKI Jakarta dibentuk untuk memperluas jaringan serta mewariskan adat kepada generasi muda di luar daerah.
Suara.com - Di tengah kehidupan masyarakat yang semakin urban dan beragam, perempuan dinilai memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan budaya, termasuk di lingkungan perantauan. Melalui keluarga dan komunitas, mereka menjadi pihak yang mewariskan bahasa, adat, hingga nilai-nilai yang membentuk identitas suatu daerah.
Gagasan itu menjadi salah satu semangat yang diusung Mighrul Lappung Bersatu saat mengukuhkan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) DKI Jakarta periode 2026–2031. Organisasi yang mewadahi perempuan berdarah Lampung dari garis ayah itu menunjuk Septriana Tangkary sebagai ketua.
Septriana mengatakan amanah yang diterimanya bukan sekadar memimpin organisasi, tetapi juga menjaga warisan budaya Lampung agar tetap hidup di tengah masyarakat perantauan.
"Kita memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur. Kekayaan budaya Lampung sangat luar biasa, mulai dari adat istiadat, bahasa, tari, musik tradisional, hingga kuliner khas," katanya saat pengukuhan di Jakarta.
Menurut Septriana, perempuan memiliki posisi strategis dalam mengenalkan budaya kepada anak-anak dan generasi muda. Karena itu, organisasi tersebut tidak hanya menjadi ruang silaturahmi, tetapi juga wadah bagi perempuan Lampung untuk berkarya dan saling menguatkan.
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Mighrul Lappung Bersatu, Dwita Ria Gunadi, mengatakan pelestarian budaya menjadi salah satu fokus organisasi sejak didirikan pada 2023.
Ia menjelaskan Mighrul Lappung Bersatu telah mendorong sejumlah program, di antaranya pelestarian bahasa dan aksara Lampung melalui kerja sama dengan Universitas Lampung, serta mendukung penggunaan bahasa dan wastra Lampung sesuai kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung.
"Kami berharap anak-anak Lampung tidak kehilangan jati diri, karena tugas Mighrul Lappung adalah mewariskan adat dan budaya kepada generasi muda," ujarnya.
Selain melestarikan budaya, organisasi ini juga ingin memperkuat kapasitas perempuan di bidang ekonomi, sosial, dan kreativitas. Menurut Septriana, pelestarian budaya akan lebih berkelanjutan jika perempuan memiliki ruang untuk berkembang dan berkontribusi di masyarakat.
Baca Juga: Kewirausahaan Menjadi Napas Kemiren: Desa Budaya Menjadi Inspirasi Dunia
Pengukuhan pengurus DPW DKI Jakarta menjadi bagian dari perluasan organisasi yang sebelumnya telah membentuk kepengurusan di 15 kabupaten dan kota di Provinsi Lampung. Melalui kehadirannya di Jakarta, Mighrul Lappung Bersatu berharap dapat memperkuat jejaring perempuan Lampung di perantauan sekaligus memastikan nilai-nilai budaya tetap diwariskan kepada generasi berikutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement