Suara.com - Kendati Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan putra Presiden, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menolak menjadi saksi, bekas Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum masih tetap berharap mereka bersedia hadir.
"Sebetulnya batas P21 besok, sampai hari ini sebetulnya saya masih berharap, Pak SBY dan Mas Ibas itu bisa diperiksa sebagai saksi fakta, tetapi sebagai saksi fakta ternyata tidak dilakukan, sebagai saksi meringankan, informasinya menolak," kata Anas di kantor KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (8/5/2014).
Kalaupun saat ini SBY dan Ibas menolak menjadi saksi, Anas berharap di dalam proses persidangan nanti, mereka berubah pikiran.
"Ya nanti, bisa ya bisa tidak, tergantunglah nanti liat manfaatnya ada atau tidak, yang kedua kemungkinannya mau atau tidak yang diajukan, 97 kali (diajukan) pun kalau tidak mau (percuma)," katanya.
Diberitakan sebelumnya, berkas perkara Anas terkait kasus proyek Sport Center Hambalang dan dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) sudah lengkap. Hari ini, Anas ke KPK untuk menandatangani berkas tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
-
Dugaan Korupsi Minyak Mentah: Saksi Bantah Ada Kontrak Sebut Tangki BBM OTM Jadi Milik Pertamina
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek