Suara.com - Sebuah kecelakaan maut dilaporkan telah terjadi di jalan lintas Nay Pyi Taw-Yangon, di Myanmar, yang melibatkan sebuah bus penumpang. Setidaknya sebanyak 14 orang dilaporkan tewas, sementara 29 lainnya terluka parah, dalam kecelakaan yang membuat bus terbalik dan jatuh ke bawah jembatan itu.
Sebagaimana dilaporkan Xinhua mengutip pemberitaan media setempat, Selasa (13/5/2014), bus Yazarmin yang mengalami kecelakaan itu membawa sebanyak 43 penumpang. Bus yang berangkat dari Nay Pyi Taw menuju Yangon itu, pada Senin (12/5), diketahui melaju dengan kecepatan tinggi di bawah hujan deras, ketika lantas coba mendahului sebuah mobil kecil.
Saat itulah, sekitar pukul 18.45 waktu setempat, bus lantas berputar dan terbalik, lalu jatuh ke bawah sebuah jembatan. Dilaporkan, ke-14 korban, termasuk di antaranya empat orang perempuan, langsung meninggal di lokasi kejadian. Sementara 29 korban yang terluka parah segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Laporan media setempat juga memaparkan bahwa jalan lintas Nay Pyi Taw-Yangon yang dibuka sejak 2009, itu tercatat sudah memakan korban tewas 360 orang dari sejumlah kecelakaan sampai saat ini. Khusus tahun ini saja, dilaporkan sudah terjadi 147 kecelakaan di jalur jalan tersebut sejak Januari 2014, dengan 57 korban meninggal. (Xinhua)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026