Suara.com - Seorang lelaki Inggris, Rex Gardner, terpaksa mendekam di dalam penjara selama delapan tahun karena menggigit telinga anggota polisi, Steve Fisher, hingga putus.
Tersangka yang berusia 43 tahun itu berada dalam kondisi mabuk ketika melakukan serangan tersebut.
Kejadian bermula saat dua anggota polisi, Steve Fisher dan Daniel Gildersleve, mendatangi kediaman tersangka, yang dilaporkan ricuh oleh tetangganya.
Bukannya menyerah, tersangka langsung menyerang Steve Fisher, dan menggigit telinga anggota polisi itu hingga putus pada bagian atasnya.
"Serangan ini adalah penghinaan kepada kepolisian," kata Detektif Inspektur Jon Dick, seperti dikutip dari laman Metro, Rabu (14/5/2014).
"Hukuman delapan tahun pantas diberikan kepadanya karena kejahatan mengerikan yang dilakukannya. Apalagi akibat serangan Steve Fisher menjadi cacat seumur hidupnya," kata Jon.
Berita Terkait
-
Reece James Berpeluang Kembali Perkuat Chelsea di Akhir Musim
-
Mikel Arteta Puas dengan Skuad Arsenal, Enggan Bahas Perombakan Tim Musim Panas
-
Menlu Iran: Amerika Lakukan Kejahatan Perang!
-
Viral! 17 Tahun Bekerja Berujung Dipecat Gegara Gagalkan Pencurian Coklat Paskah
-
Jude Bellingham Minim Bermain di Timnas Inggris, Ini Respon Arbeloa
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Radiasi Nuklir Bushehr Iran Mengancam Ibu Kota Negara-negara Arab
-
Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak
-
Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'
-
Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah
-
Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur
-
Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!
-
Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang
-
Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!
-
Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara