Suara.com - Dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) DPP Partai Amanat Nasional (PAN) yang diselenggarakan hari ini, Rabu (14/5/2014), di Jakarta Selatan, duet calon presiden Prabowo Subianto dengan calon wakil presiden Hatta Rajasa belum akan dideklarasikan, termasuk anggota koalisi.
"Deklarasinya (capres-cawapres) tanggal 20 Mei. Belum ditentukan tempatnya dimana," kata salah satu Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan di kantor DPP PAN, Jakarta.
Zulkifli mengatakan rakernas hari ini adalah untuk membahas arah koalisi partai serta untuk memutuskan Hatta sebagai cawapres dari PAN. Dengan kata lain, keputusan nanti sekaligus menganulir keinginan PAN sebelumnya untuk mengusung Hatta sebagai capres.
Selain itu, kata Zulkifli, Rakernas PAN juga untuk menyerahkan dukungan resmi PAN kepada Prabowo.
"Nanti Prabowo jam 13.00 akan hadir. Kami akan menyerahkan hasil keputusan untuk berkoalisi," kata Zulkifli.
Zulkifli mengatakan koalisi dengan Partai Gerindra dilakukan karena PAN realistis dalam menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 9 Juli 2014.
"Kami harus realistis, PAN cuma 7,6 persen suaranya, nggak mungkin dong ngusung sendiri. Jadi kita rasional dan tahu diri," tuturnya.
PAN merupakan partai kedua yang mengusung Prabowo sebagai calon presiden. Sebelumnya, PPP sudah menyatakan secara resmi akan berjuang total untuk memenangkan Prabowo.
Poros Gerindra akan berhadapan dengan poros PDI Perjuangan yang telah didukung oleh Partai Nasdem dan PKB. Poros PDI Perjuangan mengusung calon kuat, Joko Widodo (Jokowi).
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Pelaku Penembakan Acara Trump Terungkap, Foto Kenakan Kaos IDF Israel Viral
-
Gubernur Pramono Bahas Rencana Konser BTS 2026 Saat Temui Wakil Wali Kota Seoul
-
Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan
-
Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli
-
Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta
-
Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi
-
Ketum TP PKK Soroti Pentingnya Keamanan Perempuan di Semua Ruang, Termasuk Dunia Digital
-
KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!
-
AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak
-
Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!