Suara.com - Pemerintah Cina telah mengeluarkan peringatan kepada warganya untuk tidak pergi berlibur ke Vietnam. Ini menyusul terjadi aksi protes kepada Cina di Vietnam. Aksi protes yang berujung dengan bentrok itu telah menewaskan 21 orang, kemarin, di mana 15 diantaranya diduga warga negara Cina.
Dalam laman resminya, Kementerian Pariwisata Cina sudah mengeluarkan anjuran kepada warga negaranya untuk mempertimbangkan lagi apabila ada rencana untuk pergi ke Vietnam. Apabila tetap harus berangkat ke Vietnam, maka pemerintah Cina meminta warganya untuk meningkatkan kewaspadaan.
Sementara itu, Koran lokal Global Times menulis, aksi pembakaran terhadap 15 pabrik di Vietnam merupakan bentuk propaganda anti-Cina yang dilancarkan pemerintah setempat.
“Tindakan anti-Cina tersebut seharusnya tidak berujung dengan menguji kesabaran pemerintah Cina di luar batas,” tulis harian tersebut.
Seorang pekerja Cina tewas dalam kerusahaan di sebuah pabrik Taiwan di Vietnam. Polisi juga sudah menahan lebih dari 500 orang yang diduga terkait dengan kerusuhan itu.
Cina dan Vietnam terlibat dalam konflik di wilayah Laut Cina Selatan. Keputusan Cina untuk membangun anjungan minyak di wilayah perairan yang menjadi sengketa antara kedua negara diprotes oleh Vietnam. Kedua negara mengklaim pulau Paracel dan Spratly berada di wilayah mereka. (AFP/Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA