Suara.com - Pimpinan Pusat Muhammadiyah mendesak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Mahkamah Konstitusi (MK) menindak tegas setiap pelanggaran pemilu dan menyelesaikan sengketa pemilu dengan jujur.
Hal ini disampaikan pimpinan pusat Muhammadiyah dalam konferensi pers di Aula Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (15/5/2014).
"Muhammadiyah mendesak agar Bawaslu menindak tegas setiap pelanggaran Pemilu sesuai perundang-undangan yang berlaku, sedangkan kepada Mahkamah Konstitusi agar menyelesaikan sengketa pemilu seadil-adilnya," ujar Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Dalam pleno rekapitulasi penghitungan suara pada tanggal 9 Mei lalu, berdasarkan keterangan Daniel Zuchron, salah satu anggota Bawaslu menyatakan bahwa masih banyak masalah yang dihasilkan oleh pemilu legislatif yang lalu.
Oleh karena itu, sebagai dampaknya, Mahkamah Konstitusi harus dengan rela menerima banyaknya sengketa pemilu yang dilaporkan oleh pihak yang bermasalah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden