Suara.com - Bakal Capres PDI Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kriteria cawapres yang akan dipilih mendampinginya diharapkan seperti saat dirinya menjabat sebagai Wali Kota Surakarta, yakni tidak berebut jabatan, tidak rebutan pekerjaan dan tidak berebut uang.
Jokowi mengatakan hal itu ketika berkunjung ke Loji Gandrung Rumah Dinas Wali Kota Surakarta, Kamis (15/5/2014).
"Ya kriteria pasangan cawapres dan capres itu seperti saya menjabat sebagai Wali Kota Surakarta itu tidak berebut jabatan, tidak berebut pekerjaan dan apalagi berebut uang".
Ia juga mengatakan, kekompakan pemimpin itu sangat penting dan ini akan bisa memberikan dampak positif bagi kemajuan bangsa dan negara Indonesia.
"Ya ini seperti saya lakukan di Solo dan di Jakarta".
Dikatakan sampai sekarang ini bakal Cawapres yang dipilih masih menyisakan tanda tanya. Meskipun PDI Perjuangan telah resmi berkoalisi dengan Partai Nasdem dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Jokowi dan rombongan mendatangi Loji Gandrung, guna bertemu Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo (Rudy). Selain menjabat sebagai Wakil Wali Kota (wawali) semasa Jokowi masih menjadi Wali Kota Surakarta, Rudy saat ini juga berposisi sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta.
Jokowi beserta rombongan tiba di Loji Gandrung langsung berbincang dengan Rudy dan menggelar pertemuan tertutup selama sekitar setengah jam. Usai pertemuan, ia enggan membeberkan isi pembicaraan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Panggil Pegawai DJBC Salisa Asmoaji, KPK Endus Adanya 'Uang Pelicin' dalam Pengurusan Cukai Rokok
-
ICW Soroti Bagi-Bagi Sembako di Monas, Desak Pemerintah Buka Sumber Anggaran yang Dinilai Tertutup
-
Militer Iran Ultimatum Donald Trump: Berani Masuk Selat Hormuz, Kami Serang!
-
Usut Tragedi KRL Bekasi: Polisi Periksa Dinas Bina Marga hingga PU, Bos Taksi Green SM Ditunda Besok
-
Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Kalimalang, Pengemudi Pajero Ditangkap Polisi
-
Percepatan Transisi Energi Bersih Berpotensi Tambah Beban Ekonomi Warga, Apa Solusinya?
-
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6 Persen dan Terapkan PT Berjenjang hingga Daerah
-
Kebijakan Iklim Inklusif Jadi Kunci, Anak dan Disabilitas Perlu Dilibatkan
-
Duka di Balik Jas Putih: Mengapa Dokter Internship Indonesia Bertumbangan?
-
Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk