Suara.com - Calon wakil presiden Jusuf Kalla (JK) ingin subsidi pemerintah tepat sasaran. JK akan merealisasikannya bila kelak bersama calon presiden Joko Widodo (Jokowi) menang di bursa Pemilu Presiden 2014.
"Saya tidak mengatakan akan menghapus BBM bersubsidi, hanya akan memindahkan, dari mereka yang tak butuh ke subsidi rakyat. Saya inginnya hal itu tepat sasaran," kata JK sesaat sebelum meninggalkan rapat koordinasi nasional (rakornas) yang berlangsung di kantor DPP Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (21/5/2014).
Upaya menangani subsidi yang akan dilakukan JK, secara umum adalah dengan menyiapkan program serta langkah-langkah yang tepat sehingga benar-benar memenuhi harapan masyarakat.
Selain itu, JK akan mengevaluasi pertumbuhan ekonomi Indonesia, yang dalam dua tahun terakhir terus menerus mengalami penurunan sebesar satu persen per tahun.
"(Kemudian) kembalikan lapangan kerja lebih baik, mengurangi kemiskinan lebih banyak," katanya.
JK mengatakan hal ini bukan tak mungkin dilakukan karena JK sudah memiliki pengalaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat