Suara.com - Sejak dari pukul 06.00 WIB, Kamis (22/5/2014), tim dokter pemeriksa capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) sudah lebih dulu tiba di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pussat, sebelum melakukan pemeriksaan.
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zaenal Abidin yang ikut hadir dalam rangkaian pemeriksaan mengatakan, rapat tim dokter dilakukan sebagai persiapan awal sekaligus mematangkan rencana tugas.
"Hari ini kami akan menyampaikan Insya Allah seluruh tim dokter dan pendukung siap melaksanakan tugas penilaian kesehatan suarat kesehatan rohani dan jasman," Zaenal Abidin di RSPAD.
Zainal juga mengatakan kalau tim dokter tidak akan memanipulasi hasil dan menyebut kalau para calon haru mampu mempunyai kesehatan jasmani dan rohani baik untuk menjalanakan tugas sebagai capres dan cawapres.
“Kami semua berdoa agar smua bakal calon yang bakal diperiksa smua sehat sehingga memenuhi syarat maju sebagai capres cawapres," tambahnya RSPAD.
Hari ini baru pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) yang menjalani tes pemeriksaan kesehatan di RSPAD. Tes kesehatan rencananya dijadwalkan baru kelar padapukul 18.00 nanti sore.
Tim dokter akan memeriksa rekam jejak kesehatan, pemeriksaan kesehatan jasmani dan psikiatrik, pemeriksaan penunjang, serta pemeriksaan laboratorium.
Pemeriksaan kesehatan jasmani atau fisik meliputi pemeriksaan kondisi internal tubuh, seperti pemeriksaan jantung, pembuluh darah, paru-paru, bedah, eurologi, ortopedi, saraf, mata, serta telinga, hidung dan tenggorokan (THT).
Sementara pemeriksaan penunjang terdiri dari tes ultrasonografi abdomin, kardio, treadmill test, rontgen, spirometri, audiometri, MRI, hingga CT Scan. Sedangkan pemeriksaan laboratorium meliputi tes darah dan urine, yang terdiri dari hematologi, tes faal, ginjal, serta mencari jika ada indikasi tumor.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki