Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan kata-kata perpisahan di Forum Ekonomi Dunia Regional Asia Timur (World Economic Forum on East Asia/WEFEA) saat memberikan sambutan dalam pembukaan forum tersebut di Manila, Filipina, Kamis (22/5/2014) sore waktu setempat.
"Saat ini merupakan terakhir kalinya saya mendapatkan kehormatan untuk menyampaikan dalam forum ini sebagai Presiden Indonesia, di masa depan, saya kemungkinan akan duduk di belakang dan saya berharap Profesor Schwab (Klaus Schwab) berbaik hati untuk memberikan saya kursi yang baik," katanya disambut senyuman dan tepuk tangan hadirin.
Dalam sesi pembukaan tersebut, Presiden Yudhoyono bergabung dengan Presiden Filipina Benigno S Aquino III, Perdana Menteri Vietnam Nguyen Tan Dung dan Wakil Presiden Myanmar U Nyan Tun.
Forum Ekonomi Dunia menghadirkan peserta dari berbagai negara dan kalangan serta pembicara dari berbagai kalangan baik pemerintah, akademisi, masyarakat dan swasta.
Forum ini didirikan di Jenewa, Swiss, pada 1971 dan dikenal dengan pertemuan tahunan di Davos, Swiss. Forum regional Asia Timur kali ini menghadirkan sekitar 600 peserta dari 30 negara.
Tampak dalam pembukaan tersebut sejumlah menteri, di antaranya Menteri Pendidikan M Nuh, Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tandjung, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto, menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi dan Sekretaris Kabinet Dipo Alam.
Presiden juga mengucapkan terimakasih kepada Profesor Schwab atas pertemanan yang solid dan terhadap Forum Ekonomi Dunia yang telah memberikan kontribusi yang besar untuk perdamaian dan kemajuan dunia.
Presiden Yudhoyono dalam forum tersebut juga akan dianugerahi "Global Statesmen Award". Penghargaan tersebut rencananya diterima Jumat, 23 Mei 2014. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah