Suara.com - Mantan peserta konvensi calon presiden Partai Demokrat, Gita Wirjawan, tidak mau terburu-buru menentukan pilihan seperti halnya Anies Baswedan yang sudah bergabung dengan tim kampanye pasangan Joko Widodo (Jokowi) Jusuf Kalla (JK) .
Juru Bicara Gita Wirjawan, Ade Armando kepada Suara.com, Jumat (23/4/2014), mengungkapkan, Gita sudah didekati dua pasangan baik Jokowi-JK maupun Prabowo- Hatta Rajasa.
Bahkan menurut Ade, tim kedua kubu yang mendekatinya secara informal itu menawari posisi tertentu yang berkaitan dengan kapasitasnya jika nanti terpilih.
“Tapi itu masih berproses ya. Belum jelas,” terang Ade yang dihubungi melalui telepon.
Saat ini, kata Ade, Gita masih melihat berbagai kemungkinan untuk memilih salah satu pasangan yang dianggapnya terbaik, namun tidak mau terlibat dalam urusan politik.
“Tujuannya untuk kepentingan masyarakat luas, bukan yang berkaitan dengan politik,” ujar Ade lagi.
Ade juga menyatakan kalau Gita, yang juga mantan menteri perdagangan itu, tidak akan mengikuti jejak peserta konvensi lainnya yang sudah memutuskan bergabung dengan salah satu satu pasangan.
“Pak Gita tidak menentukan target waktu (bergabung dengan calon), tapi yang pasti siap jika maksudnya adalah kepentingan rakyat,” jelas Ade.
Hingga kini, dari sebelas peserta konvensi Partai Demokrat baru Anies Baswedan yang disebut sudah lebih dulu menentukan pilihan membantu salah satu dari pasangan capres cawapres.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel