Suara.com - Ratusan warga Kampung Citepus, Desa Sukajadi, Kecamatan Campaka, Cianjur, dievakuasi karena tebing setinggi 100 meter yang mengelilingi kampung tersebut longsor.
Selain itu, longsoran tanah dari tebing itu semakin meluas akibat hujan deras yang mengguyur wilayah itu setiap sore, kata Kepala Desa Sukajdi, Wawan Ridwannudin, Jumat (23/4/2014).
Dia mengatakan, longsoran dari tebing itu telah menutup Jalan Kampung Citepus, hingga mengakibatkan akses transportasi lumpuh total.
Warga sudah mencoba untuk mengevakuasi karena longsoran cukup besar sehingga menyulitkan warga untuk membuka kembaki akses jalan itu.
"Selain menutup akses jalan di Kampung Citepus, kami khawatir longsor mengenai rumah penduduk sekitar. Sehingga, dengan terpaksa kami mengevakuasi warga ketempat yang lebih aman dari jangkauan longsor," katanya.
Wawan menjelaskan, tanah longsor menyebabkan aktivitas warga Citepus dan warga Desa Margaluyu, mayoritas sebagai petani dan pedagang terhambat dan mereka mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.
"Tidak ada rumah penduduk yang terkena longsoran dari tebing itu. Tapi aktivitas petani dan pedagang lumpuh total," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi
-
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri
-
Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya
-
Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi