Suara.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar S Gumay mengatakan pasangan Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla dan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa belum memenuhi semua persyaratan yang diminta KPU untuk menjadi calon presiden dan wakil presiden di Pemilu 2014.
"Semua calon belum lengkap dalam mengumpulkan dokumen," kata Hadar di RSPAD, Gatot Soebroto, Jalan Abdurahman Saleh, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (23/5/2014).
Pasangan Jokowi - JK belum menyetorkan dua dokumen tentang pendirian partai dari Kementerian Hukum dan HAM serta dokumen susunan tim kampanye.
Untuk dokumen personal, Jokowi belum mengumpulkan dua dokumen, di antaranya tentang kesehatan. Sedangkan JK belum mengumpulkan delapan dokumen yang diminta KPU.
Sementara pasangan Prabowo-Hatta hanya kurang satu dokumen, yakni tentang pendirian partai dari Kemenkumham.
Untuk dokumen personal, Prabowo belum kumpulkan satu dokumen, yakni tanda bukti penyerahan LHKPN. Sedangkan Hatta kurang dua dokumen, yaitu tanda bukti penyerahan LHKPN dan foto kopi ijazah yang dilegalisir.
Pasangan capres dan cawapres masih memiliki waktu tiga hari untuk melengkapi semua dokumen.
"Bila tidak melengkapi maka tidak memenuhi syarat menjadi capres atau cawapres," kata Hadar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM