Suara.com - Tim Kampanye Pemenangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla memastikan kemenangan dengan target mencapai 70 persen di Bali yang memang menjadi basis PDI Perjuangan.
"Bali sebagai basis Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, kami optimistis kemenangan Capres Jokowi-JK akan tercapai 70 persen," kata Ketua Tim Kampanye Pemenangan Jokowi-JK di Bali, Wayah Koster di Denpasar, Rabu (28/5/2014).
Dia mengatakan target yang dipasang tersebut berdasarkan realitas pada pemilihan umum legislatif 9 April lalu, dimana suara partai banteng diatas 60 persen.
"Kami mempunyai keyakinan Capres Jokowi-JK akan menang pada pemilu presiden dan wakil presiden pada 9 Juli mendatang," kata Koster lagi.
Menurut Koster, keyakinan itu didorong karena dukungan dari lintas partai politik, termasuk juga dukungan dari masyarakat yang tergabung dalam relawan Jokowi-JK.
Bahkan sejumlah tokoh partai politik Golkar juga masuk dalam barisan pendukung Jokowi, yakni Dewa Ngakan Made Budiasa, Sri Wigunawati, Anak Agung Mahadipta, Cok Budhi Suryawan dan kader partai lainnya.
Koster menambahkan, untuk membuktikan kuatnya dukungan Capres Jokowi-JK, maka deklarasi tim kampanye pemenangan akan dilaksanakan pada 29 Mei 2014 di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali "Bajra Sandi" Renon, Kota Denpasar.
"Kegiatan deklarasi tersebut melibatkan sedikitnya lima ribu peserta dari kader partai pengusung, elemen masyarakat termasuk relawan yang bergabung dengan Jokowi-JK," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Romy PDIP: Putusan MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pembangunan IKN Harus Realistis dan Strategis
-
Bakom RI: Ekonomi Sumatra Pascabencana Mulai Pulih, Transaksi UMKM Tembus Rp13,2 Triliun!
-
Waspada Malaria Monyet Mengintai: Gejalanya Menipu, Bisa Memperburuk Kondisi dalam 24 Jam!
-
Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan
-
Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final
-
Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir