Suara.com - Penyidik gabungan Polres Jakarta Barat dan Polda Metro Jaya kini tengah mengejar dua orang yang diduga sebagai pemilik ribuan ekstasi dan senpi yang ada di loker Diskotek Stadium
"Namanya sudah kita ketahui, saat ini tim sedang melakukan pengejaran di beberapa lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyiannya," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Rabu (28/5/2014).
Demi kelancaran penyelidikan, identitas pemilik ekstasi dan senjata api tersebut masih dirahasiakannya. Namun satu yang dapat dipastikan adalah pemilik pil haram itu adalah seorang bandar besar.
"Kami menduga memang jaringan besar. Satpam dan penanggung jawab loker diduga terlibat karena mengetahui barang haram itu," tambah Rikwanto.
Pada kesempatan yang sama, Rikwanto juga membantah bahwa penyelidikan dan penutupan tempat hiburan malam yang berada di Jakarta Barat itu akibat tewasnya seorang anggota kepolisian.
"Penutupan tersebut dilakukan setelah ditemukan adanya dugaan pembiaran yang dilakukan manajemen terhadap peredaran narkoba di tempat itu," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!