Suara.com - Menindaklanjuti perkembangan sikap Partai Demokrat (PD) terkait keputusan menuju Pilpres 9 Juli 2014 mendatang, Ketua Harian PD Syarief Hasan mengatakan bahwa partainya sejauh ini masih tetap netral dan bukan golput.
Hal itu dipaparkan Syarief dalam konferensi pers di kediamannya, Rabu (28/5/2014). Sikap ini pun dengan demikian masih sama dengan hasil Rapimnas PD pada 18 Mei 2014 lalu, yang beberapa hari kemudian diperkuat melalui konferensi pers.
"Bahwa Partai Demokrat masih tetap di posisi netral, tapi bukan golput," ungkap Syarief di kediamannya, Jalan Widya Chandra 3 No.12A, Jakarta Selatan.
Lebih jauh, Syarief mengatakan bahwa PD masih terus mendalami visi dan misi dari kedua bakal capres dan cawapres yang akan berlaga di Pilpres mendatang.
"Partai Demokrat netral, terutama (karena) masih mendalami pandangan visi-misi dari para capres-cawapres untuk lima tahun ke depan, apakah sesuai dengan (visi-misi) Partai Demokrat selama ini," ujarnya menjelaskan.
Hal itu karena, menurut Syarief pula, pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sendiri selama 10 tahun ini diketahui sudah menjalankan program-program pro-rakyat yang sesuai visi-misinya.
"Kami sangat membuka diri untuk visi-misi para capres dan cawapres lima tahun ke depan," ujarnya lagi, menjawab soal mau ke mana PD sebenarnya berpihak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi