Suara.com - Soal akan ke mana kira-kira Partai Demokrat (PD) menentukan arah kerja sama politik (koalisi)-nya, Ketua Harian PD Syarief Hasan hanya mengatakan bahwa PD ingin berada di pasangan capres-cawapres yang visi-misinya sama dengan PD. Dia pun menyatakan bahwa sejauh ini yang diperhatikan positif baru visi-misi dari pasangan Prabowo-Hatta.
"Rupanya ditanggapi pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Mereka menyampaikan surat resmi untuk lima tahun ke depan," ungkap Syarief di kediamannya, Jalan Widya Chandra 3 No.12A. Jakarta Selatan, Rabu (28/5/2014).
Terkait hal itu, Syarief pun mengatakan bahwa pihaknya mengagendakan pertemuan pada 1 Juni 2014 mendatang.
"Insya Allah di Hotel Sahid. (Tapi) Kami tidak memberikan undangan resmi kepada capres dan cawapres Prabowo-Hatta maupun Jokowi-JK," ujarnya pula. "Yang merespons pikiran kami (sejauh ini) baru Prabowo-Hatta," tambahnya.
Namun lebih jauh, Syarief juga tak mau menyebut agenda pertemuan pada 1 Juni mendatang itu sudah berarti bahwa mereka akan mendukung Prabowo-Hatta. Pertemuan itu menurutnya masih untuk berkoordinasi, dalam arti tidak langsung memutuskan sikap ke kubu Prabowo-Hatta.
"Ya, tidak (langsung memutuskan ke Prabowo-Hatta) segera. Dalam waktu singkat, ya, satu atau dua harian (akan memutuskan berkoalisi ke mana atau tetap netral)," tutupnya.
Berita Terkait
-
Hapus Impunitas Oknum Aparat, Komisi XIII DPR Didorong Masukkan Revisi UU 31/97 ke Prolegnas
-
Seskab Teddy Ungkap 8 Arahan Prabowo untuk Pimpinan TNI-Polri di Rapim
-
Ini dia Penampakan Salinan Ijazah Jokowi Telegalisir dari KPU
-
Wacana Prabowo Dua Periode Menguat, Begini Respons PKS Soal Pilpres 2029
-
Pesan Prabowo untuk Thomas Djiwandono yang Resmi jadi Deputi Gubernur BI
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Ironi 'Wakil Tuhan': Gaji Selangit Tapi Masih Rakus, Mengapa Hakim Terus Terjaring OTT?
-
Gus Ipul Tegaskan Realokasi PBI JKN Sudah Tepat
-
Skandal Suap DJKA: KPK Dalami Peran 18 Anggota DPR RI Periode 2019-2024, Ini Daftar Namanya
-
Kabar Baik! Istana Percepat Hapus Tunggakan BPJS Triliunan, Tak Perlu Tunggu Perpres?
-
Gus Ipul Tegaskan Percepatan Sekolah Rakyat Nias Utara Prioritas Utama Presiden Prabowo
-
Survei IPI: Sjafrie Sjamsoeddin Hingga Purbaya Masuk Bursa Bakal Capres 2029
-
Viral Drama Tetangga di Jakbar: Tegur Drummer Berisik, Pria Ini Dicekik, Kini Saling Lapor Polisi
-
Residu Pilkades Bikin Bansos Melenceng, KemendesKemensos Satukan Data Desa
-
Pengamat: JPN Kejaksaan di Proyek Chromebook Hanya Kawal Prosedur, Bukan Hapus Niat Jahat
-
Kenaikan Gaji Hakim Bisa Tekan Korupsi, KPK: Tapi Tergantung Orangnya