Suara.com - Pemerintah Australia masih yakin sepenuhnya bahwa pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 ada di dasar Samudera Hindia. Australia membantah beragam komentar dari para pakar yang menyebutkan MH370 jatuh di lokasi lainnya.
Pencarian MH370 sudah dipersempit sejak bulan lalu setelah munculnya sinyal akustik yang diduga kuat berasal dari black box pesawat.
"Kami masih berkonsentrasi pada wilayah tersebut karena denyut sinyal adalah petunjuk terbaik yang ada saat ini," tegas Warren Truss, wakil perdana menteri yang sekaligus menjabat sebagai menteri transportasi Australia.
Truss menegaskan bahwa pemerintah sangat yakin bahwa pesawat ada di dasar laut Samudera Hindia.
"Kami masih sangat yakin pesawat (MH370) ada di Samudera (Hindia) bagian selatan, dan di sepanjang tempat didapatnya denyut sinyal ke tujuh," imbuh Truss.
Lewat pernyataan itu, Truss mencoba membantah komentar dari sejumlah pakar yang mengatakan MH370 tidak jatuh di Samudera Hindia. Seperti komentar yang diutarakan pejabat Angkatan Laut Amerika Serikat Michael Dean misalnya. Dean menduga, denyut sinyal yang didapat bukanlah dari black box MH370, melainkan dari perangkat elektronik Towed Pinger Locator (TPL) atau kapal yang membawanya. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Saksi Sebut Mantan Direktur SMP Kemendikbudristek Minta Bantuan Bawahan untuk Lunasi Rumah
-
Harga Kelapa Dunia Melemah, ICC Sebut Dipengaruhi Faktor Ekonomi dan Geopolitik
-
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Sangat Lebat Berpotensi Guyur Jakarta Hari Ini
-
Alarm Kesehatan: Wamenkes Soroti Lonjakan Kasus Kanker Serviks di Usia 30-an
-
Maktour dalam Kasus Kuota Haji: Saksi atau Terlibat?
-
Fitnah Es Gabus Berbahan Spons, DPR Tegaskan Minta Maaf Saja Tak Cukup, Oknum Aparat Harus Disanksi!
-
Perkuat Kerja Sama Pendidikan IndonesiaInggris, Prabowo Panggil Mendikti ke Hambalang
-
MAKI Ingatkan Jaksa Jangan Terjebak Manuver Nadiem Makarim
-
Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA