Suara.com - Perdana Menteri Malaysia Najib Razak tidak akan menemui keluarga penumpang pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang sejak 8 Maret lalu ketika berkunjung ke Cina.
Ini merupakan kunjungan perdana PM Malaysia Najib Razak ke Cina setelahnya hilangnya pesawat yang membawa 239 penumpang tersebut, yang sebagian besar adalah warga negara Cina.
Najib akan bertemu dengan Presiden Cina Xi Jinping, Perdana Menteri Li Keqian dan Ketua Parlemen Zhang Dejiang dalam kunjungan selama enam hari tersebut. Kunjungan itu merupakan peringatan 40 tahun hubungan diplomatik antara Cina dengan Malaysia.
Keputusan Najib untuk tidak menemui keluarga penumpang MH370 membuat Xu kecewa. Xu adalah salah satu keluarga penumpang MH370.
“Kami sudah bertanya ke kantor Perdana Menteri Najib hari ini dan juga kemarin serta kemarin lusa. Kami sudah meminta untuk bertemu sejak bulan lalu dan tetap tidak ada tanggapan. Ini tidak benar, dia punya kewajiban untuk bertemu dengan kami,” kata Xu.
Pesawat Boeing 777 yang terbang dari Kuala Lumpur menuju Cina itu hilang setelah 40 menit lepas landas. Hingga kini, belum diketahui dimana keberadaan pesawat tersebut. Proses pencarian untuk sementara dihentikan selama tiga bulan. (Reuters)
Berita Terkait
-
Satu Dekade Berlalu, Malaysia Kembali Cari Pesawat MH370 yang Hilang Misterius
-
Terseret Kasus Pencucian Uang, Istri Mantan Perdana Menteri Malaysia, Rosmah Mansor Bebas
-
Broken Ridge Dimana? Diduga Kuat Jadi Lokasi Jatuhnya Pesawat MH370
-
10 Tahun Tragedi MH17, Luka Lama Belum Sembuh, Keadilan Masih Dicari
-
Gunung Ruang Meletus, Puluhan Penerbangan di Malaysia dan Singapura Dibatalkan
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
-
Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi Mantan Menag Yaqut: Saya Tidak Pernah Perintahkan Korupsi!
Terkini
-
Kemenkes dan Polri Peringatkan Bahaya Whip Pink atau Gas N2O: Bisa Sebabkan Kematian
-
Musim Hujan Makin Panjang, IDAI Ingatkan Orang Tua Jangan Paksa Anak Sakit ke Sekolah
-
Nama Jokowi Diseret dalam Kasus Kuota Haji Gus Yaqut, PSI Kasih Pembelaan
-
Dasco Ungkap Alasan Gerindra Belum Putuskan Ambang Batas Parlemen: Ini Soal Partisipasi Rakyat
-
Kejagung Buka Suara soal Penggeledahan Rumah Eks Menteri KLHK Siti Nurbaya
-
Meski Kasus Ditutup, Polisi Tetap Telusuri Asal Tabung Whip Pink di Apartemen Lula Lahfah
-
Terkuak! Polisi Temukan Tabung Whip Pink di Apartemen Lula Lahfah
-
Kejari Sleman Resmi Hentikan Perkara Hogi Minaya, Suami yang Bela Istri dari Jambret
-
Usai Diperiksa KPK, Gus Yaqut Bantah Beri Kuota Haji Khusus ke Maktour
-
Tak Ditemukan Unsur Pidana, Polisi Resmi Hentikan Penyelidikan Kematian Lula Lahfah!