Suara.com - Dua remaja putri kakak beradik diperkosa beramai-ramai lalu digantung di atas sebuah pohon. Polisi sudah menetapkan tiga orang, dua di antaranya polisi, sebagai tersangka pelaku.
Jenazah kedua perempuan kakak beradik itu ditemukan dalam keadaan tergantung di pohon mangga oleh warga desa Katra di negara bagian Uttar Pradesh, India, hari Rabu (28/5/2014). Sebelumnya, dua gadis berusia 14 dan 15 tahun itu dilaporkan hilang setelah sempat pamit pergi ke ladang.
Hasil otopsi menunjukkan bahwa keduanya mengalami pemerkosaan sebelum dicekik dan akhirnya digantung di sebuah pohon mangga.
Warga sempat mengamuk dan menutup jalanan desa karena polisi dinilai lamban dalam menangani kasus ini. Sejumlah pejabat negara bagian pun bergegas menuju Katra dan mendesak polisi segera bertindak. Barulah saat itu, polisi akhirnya mengamankan dan menetapkan tiga orang sebagai tersangka pelaku. Dua di antaranya adalah petugas kepolisian.
Catatan tindak pemerkosaan di India memang sangat mengkhawatirkan. Setiap 22 menitnya, terjadi satu pemerkosaan di negara berpenduduk 1,2 miliar jiwa itu. Bahkan, menurut para aktivis hak asasi manusia, jumlah itu tidak valid. Pasalnya, banyak korban pemerkosaan yang enggan melapor kepada pihak berwajib. (Huffington Post)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli