Suara.com - Seorang gadis yang dilaporkan hilang 10 tahun lalu ditemukan baru-baru ini. Terungkap bahwa selama satu dekade, gadis tersebut menjadi korban penculikan dan pelecehan seksual dari seorang lelaki.
Gadis itu, tidak disebutkan namanya, merupakan putri dari seorang perempuan asal Meksiko yang hijrah ke California secara ilegal. Bersama ibunya, gadis itu tinggal dengan seorang lelaki bernama Isidro Gracia yang juga berasal dari Meksiko.
Pada tahun 2004, hubungan si ibu dan Garcia itu merenggang hingga berujung perpisahan. Namun, Garcia tidak mau pergi dengan tangan kosong. Tanpa sepengetahuan ibunya, gadis itu dibawa kabur oleh Garcia. Untuk mempermudah niat busuknya, dia terlebih dahulu membius si gadis.
Garcia menyekap si gadis dalam sebuah garasi rumah. Sejak saat itulah, gadis malang yang masih berusia 15 tahun itu kerap diperkosa. Garcia pun memaksa si gadis untuk menikah dengannya. Intimidasi yang dilakukan Garcia mampu membuat si gadis untuk kabur. Apalagi, Garcia mengatakan bahwa ibunya akan dipulangkan ke negara asalnya jika gadis itu mencoba melapor kepada pihak berwajib.
Sepuluh tahun berlalu dan gadis itu hidup dalam kungkungan Garcia tanpa seorangpun tahu. Pasalnya, Garcia mengubah identitas dirinya dan gadis itu sehingga sulit dicari pihak berwajib. Keterbatasan kemampuan berbahasa juga menyulitkan si gadis untuk berkomunikasi dengan orang-orang lain selain Garcia. Barulah sekarang, saat usianya sudah menginjak 25 tahun, gadis itu berani melapor kepada polisi setelah sebelumnya menghubungi seorang saudara perempuannya melalui Facebook.
Garcia pun langsung diciduk polisi. Lelaki itu dijerat dengan pasal penculikan, pemerkosaan, perbuatan cabul terhadap anak, dan sejumlah pasal pidana lain. Kasus tersebut sudah diajukan polisi ke meja hijau. (USA Today)
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
KPK Buka Peluang Terapkan Pasal TPPU Kepada Eks Sekjen Kemnaker Heri Sudarmanto
-
Bebas dari Tahanan dan Divonis Pengawasan, Laras Faizati: Keadilan Belum Sepenuhnya Ditegakkan!
-
Cara Benar Isi Jumlah Tanggungan Orang Tua di Portal SNPMB 2026
-
Ini Bocoran Isi RUU Perampasan Aset yang Dipaparkan Badan Keahlian DPR di Komisi III
-
RUU Perampasan Aset: BK DPR Jelaskan Skema Non-Vonis untuk Pelaku Kabur atau Meninggal
-
4 Alasan Hakim Vonis Laras Faizati 6 Bulan Tapi Langsung Bebas
-
Tok! Laras Faizati Divonis 6 Bulan Penjara Kasus Penghasutan, Tapi Hakim Perintahkan Langsung Bebas
-
Tok! Laras Faizati Bebas dari Penjara, Hakim Jatuhkan Pidana Pengawasan 1 Tahun
-
Sekolah Rakyat Diklaim Jadi yang Pertama di Dunia Ukur Bakat Siswa Pakai AI
-
7 Fakta Ketua PBNU Diduga Terima Duit Haram Korupsi Kuota Haji