Suara.com - Sikap Partai Demokrat (PD) untuk tidak memihak salah satu pasangan capres-cawapres atau yang disebut netral, sudah disampaikan sejak awal, terutama usai Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Hotel Sultan pada 18 Mei lalu. Namun komitmen itu agaknya tidak berlaku menyeluruh, karena sebagian kader PD nyatanya sudah memihak ke pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.
Ditemui di sela-sela acara deklarasi dukungan perempuan Indonesia di Rumah Polonia, Jakarta, Kamis (29/5/2014), Hatta pun mengiyakan hal tersebut. Dia mengakui bahwa beberapa kader PD sudah terang-terangan mendukung dirinya dan Prabowo.
"Keputusannya saya belum tahu. Tapi harapan saya, mereka mendukung kami, karena sudah ada beberapa yang sudah mendukung kami, seperti Bapak Marzuki Alie," kata Hatta.
Hatta juga menambahkan bahwa sebenarnya memang sudah banyak yang memberikan dukungan kepada dirinya, meskipun masih belum resmi. Sehubungan dengan itu, saat ditanyai tanggapannya soal kemarahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada kader partainya yang melanggar aturan, mantan Menko Perekonomian ini pun menganggapnya hal yang wajar.
"Sebenarnya sudah banyak (dukungan kader PD), namun belum resmi. Kalau tentang kemarahan Pak SBY, itu wajar, karena Demokrat (memang) belum menentukan sikap," ujar Ketua Umum PAN ini pula.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?